Dulu.. cita-cita saya adalah menjadi seorang dokter anak. lucu yaa hahaha tapi semenjak SMA malah berubah pikiran yang pengen jadi Diplomat lah, jadi Programmer lah. Dulu tuh sukaaa banget sama pelajaran bahasa inggris. nilai saya yang paling besar di raport yaa bahasa inggris dan alhamdulillah bisa dikatakan yang paling mahir b.inggris di kelas :) alhamdulillah nilai b.inggris selalu diatas 85. tapi tapiiii... pas tau kalo jurusan Hubungan Internasional ituuu passing grade nya setara Kedokteran...... nyerah daaaah modal b.inggris doang pede amat hahaha. anak ipa pula, dan ga tertarik sama politik. akhirnya punya hobi lain juga, yaitu ngoprek hp dan komputer. suka ajaa, cuma ga jago juga sih. sampai akhirnyaaa saya memutuskan untuk ambil jurusan Sistem Informasi di suatu univeristas negeri yang yaaaah..... tetanggaan sama kampus saya sekarang wkwkwkwk tapi ga diterima ya gimana dong :( yaudah cuss jangan galau lagi, udh mau semester 8 yakali masih galauin tuh kampus! wkwk
Semenjak saya kuliah di jurusan ini, yang tadinya pengen jadi system analist atau programmer....BIG NO. susah booo jurusan ini jujur agak absurd yaaa :( sempet merasa salah jurusan tp gimana dong, saya sendiri yang keukeuh ingin kuliah di jurusan ini. akhirnya saya jalani laaah dengan sukacita dan gembira :D
Alhamdulillah saya bahagia dan senang kuliah disini. Akhir-akhir ini saya memikirkan ingin kerja di bank, atau menjadi PNS. kenapa ya?? berubah terus hahaha. Alhamdulillah saya juga mempunyai online shop jadi lumayan buat nambah jajan hihi. dan semoga saja bisa jadi usaha sampingan saya saat sudah bekerja nanti :)
Jujur saja semejak punya online shop, saya jadi lebih mandiri dan lebih....boros wkwkwkwk karena alhamdulillah bisa menghasilkan uang sendiri :) sekarang juga apa-apa bayarnya pakai uang sendiri, walaupun orang tua masih kasih uang saku tapi lumayan lah hitung-hitung biar ga kaget nanti pas kerja cari uang susahnya kayak apa hihi.
Sekarang mikirnya lebih realistis, kira-kira mampu di bidang apa, pengen jadi apa. semoga aja masa depan kita semua cerah yaa asal kita mau terus berusaha. Karena Allah tidak akan merubah nasib seorang umatnya jika dia tidak mau berusaha :)
Sekian dan terima kasih :)
My Future Depends On Me
08.48 |
Comments(0)
Analisis E-Government pada Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
07.58 |
ANALISIS
E-GOVERNMENT KOTA/KABUPATEN PADA PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
Mata Kuliah : Analisis Kinerja Sistem
Kelompok 5
Hidayu Prihandini (13112471)
Rini Auliarizki
(16112411)
Kelas : 4KA03
ANALISIS
E-GOVERNMENT KOTA/KABUPATEN PADA PROVINSI PROVINSI NAD
Narasi:
Setelah
dilakukan analisa, dapat disimpulkan bahwa Provinsi Nangroe Aceh Darussalam,
Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Jaya memiliki asset yang sama pada Unit
Peraturan/Kebijakan Daerah, begitu juga pada bagian buku tamu dari
masing-masing kabupaten. Secara keseluruhan, Website Provinsi NAD sudah memiliki kriteria website yang
lengkap dan informatif. Namun, websitekabupaten Aceh Barat lebih informatif dan
komplit dalam penyampaikan informasi serta dalam memberikan pelayanan terhadap
pembaca. Sedangkan website kabupaten Aceh Jaya masih ada aspek yang kurang
kurang, sehingga website kabupaten Aceh Jaya masih perlu untuk direvisi kembali
agar website menjadi lebih informatif.
Unit Analisis E-Government dan Kategorisasi
Telah dilakukan analisa terhadap
website Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam, Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Jaya
berdasarkan kategoris, berikut
hasil analisisnya:
Hasil analisa
terhadap website Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam, adalah interaktif dan inovatif. Memberikan informasi
yang cukup lengkap dan dan tertata rapih
dari segi tombol dan navigasinya sehingga memberikan kemudahan kepada para pengunjung situs.
Hasil analisa terhadap website provinsi Aceh adalah sebagai
berikut, untuk Informasi Menu Utama dalam Web Site mendapat nilai 70, Informasi Tambahan
dalam fasilitas Website bernilai 59,
Penyediaan Hubungan nilai 67,
aksebilitas 100, desain 69, dan jumlah tingkatan
informasi 0. Setelah
membuka website provinsi aceh hasilnya cukup mudah
dipahami sehingga memberikan
kemudahan terhadap user atau pembaca dari
segi tampilan website tersebut lebih unggul dari kedua website lainnya, namun dari segi
informasi website tersebut memiliki nilai total yang paling kecil dari kedua
website lainnya, yaitu 56,25
Hasil analisa
terhadap website Kabupaten Aceh Barat
adalah sebagai berikut, untuk Informasi Menu Utama dalam website mendapat nilai 79, Informasi Tambahan
dalam fasilitas Web Site bernilai 91,
Penyediaan Hubungan nilai 67,
aksebilitas 100, desain 63, dan jumlah tingkatan
informasi 0. Setelah membuka website resmi Kabupaten Aceh Barat, dapat dilihat bahwa website tersebut interaktif dan hasilnya cukup
mudah dipahami sehingga diberi nilai 64,3.
Hasil analisa
terhadap website Kabupaten Aceh Jaya
adalah sebagai berikut, untuk Informasi Menu Utama dalam website mendapat nilai 88, Informasi Tambahan
dalam fasilitas website
bernilai 100,
Penyediaan Hubungan nilai 42,
aksebilitas 100, desain 63, dan jumlah tingkatan
informasi 0. Website resmi Kabupaten Aceh Jaya webisite ini memiliki nilai total yang paling besar dari pada kedua website
lainnya yaitu 64,6 karena website ini lebih unggul dalam kategori Informasi
Menu Utama dalam Website dan Informasi
Tambahan dalam Fasilitas Website
yang memiliki bobot kategori besar.
Kesimpulan:
Dari analisis
web yang kami lakukan dapat disimpulkan bahwa website kabupaten Aceh Jaya
memiliki konten yang lebih banyak namun dalam segi informasi website kabupaten
Aceh Jaya lah yang memiliki informasi paling lengkap dibandingkan 2 websita
lainnya, dan Website yang digunakan oleh
Nanggroe Aceh Darussalam, Kabupaten Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Jaya sudah
cukup memenuhi panduan dari KOMINFO (2003), namun tetap harus dilakukan
perbaikan-perbaikan sehingga website tersebut semakin baik dalam memberikan
informasi terhadap pembaca.
Pentingnya Manajemen Kontrol Keamanan pada Sistem
04.16 |
Informasi adalah salah suatu
asset penting dan sangat berharga bagi kelangsungan hidup bisnis dan disajikan dalam berbagai format
berupa : catatan, lisan, elektronik, pos, dan audio visual. Oleh karena itu,
manajemen informasi penting bagi
meningkatkan kesuksusesan yang kompetitif dalam semua sektor ekonomi.
Tujuan manajemen informasi adalah untuk melindungi
kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi. Dengan tumbuhnya
berbagai penipuan, spionase, virus, dan
hackers sudah mengancam informasi bisnis
manajemen oleh karena meningkatnya keterbukaan informasi dan lebih
sedikit kendali/control yang dilakukan melalui teknologi informasi modern.
Sebagai konsekuensinya , meningkatkan harapan dari para manajer bisnis, mitra
usaha, auditor,dan stakeholders lainnya menuntut adanya manajemen informasi
yang efektif untuk memastikan informasi yang menjamin kesinambungan bisnis dan
meminimise kerusakan bisnis dengan pencegahan dan memimise dampak peristiwa
keamanan.
Mengapa harus mengamankan informasi?
Keamanan Informasi adalah suatu upaya untuk mengamankan aset
informasi yang dimiliki. Kebanyakan orang mungkin akan bertanya, mengapa
“keamanan informasi” dan bukan “keamanan teknologi informasi” atau IT Security.
Kedua istilah ini sebenarnya sangat terkait, namun mengacu pada dua hal yang
sama sekali berbeda. “Keamanan Teknologi Informasi” atau IT Security mengacu
pada usaha-usaha mengamankan infrastruktur teknologi informasi dari gangguan-gangguan berupa akses terlarang serta
utilisasi jaringan yang tidak diizinkan
Berbeda dengan “keamanan informasi” yang fokusnya justru
pada data dan informasi milik perusahaan
Pada konsep ini, usaha-usaha yang dilakukan adalah merencanakan,
mengembangkan serta mengawasi semua kegiatan yang terkait dengan bagaimana data
dan informasi bisnis dapat digunakan serta diutilisasi sesuai dengan fungsinya
serta tidak disalahgunakan atau bahkan dibocorkan ke pihak-pihak yang tidak
berkepentingan.
Keamanan informasi terdiri dari perlindungan terhadap
aspek-aspek berikut:
- · Confidentiality (kerahasiaan) aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.
- · Integrity (integritas) aspek yang menjamin bahwa data tidak dirubah tanpa ada ijin fihak yang berwenang (authorized), menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.
- · Availability (ketersediaan) aspek yang menjamin bahwa data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan informasi dan perangkat terkait (aset yang berhubungan bilamana diperlukan).
Bagaimana cara mengamankannya?
Manajemen
keamanan informasi memiliki tanggung jawab untuk program khusus, maka ada
karakteristik khusus yang harus dimilikinya, yang dalam manajemen keamanan
informasi dikenal sebagai 6P yaitu :
- Planning
Planning dalam manajemen keamanan informasi meliputi proses
perancangan, pembuatan, dan implementasi strategi untuk mencapai tujuan.
- Policy
Dalam keamanan informasi, ada tiga kategori umum dari
kebijakan yaitu:
- · Enterprise Information Security Policy (EISP) menentukan kebijakan departemen keamanan informasi dan menciptakan kondisi keamanan informasi di setiap bagian organisasi.
- · Issue Spesific Security Policy (ISSP) adalah sebuah peraturan yang menjelaskan perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima dari segi keamanan informasi pada setiap teknologi yang digunakan, misalnya e-mail atau penggunaan internet.
- · System Spesific Policy (SSP) pengendali konfigurasi penggunaan perangkat atau teknologi secara teknis atau manajerial.
- Programs
Adalah operasi-operasi dalam keamanan informasi yang secara
khusus diatur dalam beberapa bagian.
- Protection
Fungsi proteksi dilaksanakan melalui serangkaian aktifitas
manajemen resiko, meliputi perkiraan resiko (risk assessment) dan pengendali,
termasuk mekanisme proteksi, teknologi proteksi dan perangkat proteksi baik
perangkat keras maupun perangkat keras.
- People
Manusia adalah penghubung utama dalam program keamanan
informasi.
Bagaimana cara membuat WBS dengan contoh sesuai dengan Penulisan Ilmiah Anda?
09.56 |
WBS (Work Breakdown Structure) adalah suatu metode pengorganisasian proyek menjadi struktur pelaporan hierarkis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail. Hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik. WBS disusun bedasarkan dasar pembelajaran seluruh dokumen proyek yang meliputi kontrak, gambar-gambar, dan spesifikasi. Proyek kemudian diuraikan menjadi bagian-bagian dengan mengikuti pola struktur dan hirarki tertentu menjadi item-item pekerjaan yang cukup terperinci, yang disebut sebagai Work Breakdown Structure. Pada dasarnya WBS merupakan suatu daftar yang bersifat top down dan secara hirarkis menerangkan komponen-komponen yang harus dibangun dan pekerjaan yang berkaitan dengannya.
WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifitas yang meyakinkan anggota manajemen proyek sebagai dasar untuk membuat perundingan. WBS sangat membantu dalam menyusun / mempersingkan suatu pekerjaan , dengan memulainya dari penyusunan krangka setiap sub yang akan dijelaskan antara lain :
• Penggambaran program sebagai ringkasan dari bagian-bagian yang kecil .
• Pembuatan perencanaan.
• Pembuatan network dan perencanaan pengawasan.
• Pembagian tanggung jawab.
• Penggunaan WBS ini memungkinkan bagian-bagian proyek terdefinisi dengan jelas.
Ada empat macam bentuk dasar dari WBS yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi penggajian, yaitu :
1. Linear
Linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan. Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya.
2. Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page atau halaman utama. Halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave Page atau halaman pendukung. Jika salah satu halaman pendukung diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama Master Page, halaman utama kedua. Pada struktur penjejakan ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linear.
3. Non Linear
Pada struktur non linear diperkenankan membuat penjejakan bercabang. Percabangan ini berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki. Pada navigasi non linear walaupun terdapat percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama tidak ada pada master page dan slave page.
4. Campuran
Struktur penjejakan campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya.
Berikut ini adalah WBS pada penulisan ilmiah saya yang berjudul “Katalog Furniture Berbasis Augmented Reality) :
Berikut ini adalah WBS pada penulisan ilmiah saya yang berjudul “Katalog Furniture Berbasis Augmented Reality" :
PENGANTAR TELEMATIKA (TUGAS 3)
05.24 |
Teknologi yang terkait antarmuka telematika?
a. Head-Up Displays System
Head Up Display System adalah suatu tampilan yang transparan
dimana dia menampilkan data tanpa mengharuskan si user untuk melihat ke arah
yang lain dari sudut pandang biasanya.
b. Tangible User Interface
Tangible System Uses Interface adalah suatu antarmuka yang
memungkinkan seseorang bisa berinteraksi dengan suatu informasi digital lewat
lingkungan fisik.
c. Computer Vision
Computer Vision adalah suatu ilmu pengetahuan dan teknologi
dari mesin yang melihat. Computer vision dimanfaatkan juga untuk membangun
teori kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang membutuhkan informasi
dari citra(gambar) yang ditangkap dalam berbagai bentuk seperti urutan video,
pandangan dari kamera yang diambil dari berbagai sudut dan data multi dimensi
yang didapatkan dari hasil pemindaian (scan) medis.
d. Browsing Audio Data
Browsing Audio Data adalah Metode browsing jaringan yang
digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP
kamera
e. Speech Recognition
Sistem ini dipakai untuk mengubah suara menjadi tulisan,
dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal
suara komputer (computer speech recognition) dengan system tadi computer dapat
mendeteksi sebuah suara yang mana dari suara tadi akan di ubah menjadi tulisan.
f. Speech Synthesis
Speech synthesis adalah hasil dari kecerdasan buatan dari
pembicaraan yang dilakukan oleh manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan
ini disebut speech syhthesizer dan dapat juga diintegrasikan pada suatu
perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).
PENGANTAR TELEMATIKA (TUGAS 2)
05.22 |
Fitur pada antarmuka telematika
1. Apa yang dimaksud dengan antarmuka?
Antarmuka (interface) adalah salah satu layanan yang
disediakan system operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan
system operasi. Antarmuka adalah komponen system operasi yang bersentuhan
langsung dengan pengguna.
2. Fitur pada antarmuka pengguna telematika?
·
Head-Up Displays System
·
Tangible User Interface
·
Computer Vision
·
Browsing Audio Data
·
Speech Recognation
·
Speech Synthesis
Telematika
09.45 |
1. Apa yang Anda ketahui tentang telematika? Jelaskan pengertian telematika itu sendiri.
Telematika merupakan teknologi
komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal
balik, dengan sistem digital. pengertian Telematika sendiri lebih mengacu
kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi.
Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun
semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk
mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.
Telematika menunjuk pada hakikat
cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan
konvergensi telekominikasi, media, dan informatika. Istilah telematika merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi
telekomunikasi, media, dan informatika yang semula masing-masing berkembang
secara terpisah. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada
perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.
Para praktisi menyatakan bahwa
TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai
wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics
juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan
teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi
telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan
istilah konvergensi.
2. Ceritakan bagaimana perkembangan telematika
Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat
pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermunculan produk-produk IT muktahir
yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda.
Misalnya saja teknologi perakitan prosesor yang sudah bisa memfrabikasi hingga
ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih
kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang
tidak kalah penting adalah tersedianya akses hotspot dimana-mana sehingga
hampir setiap orang dapat mengaksesnya. Selain akses point dimana-mana, saat
ini masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun
kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia
jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan
telematika semakin cepat. Hal ini membuat menjamurnya warung-warung penyedia
jasa layanan internet menjamur dimana-mana. Akses masyarakat terhadap internet
pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses
internet kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
Perkembangan Telematika di Indonesia
Di Indonesia, pengaturan dan
pelaksanaan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di sektor Telematika
diatur oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika. Direktorat Jenderal
Aplikasi Telematika (disingkat DitJen APTEL) adalah unsur pelaksana tugas dan
fungsi Departemen di bidang Aplikasi Telematika yang berada di bawah dan
bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
Di Indonesia, perkembangan Telematika mengalami tiga periode berdasarkan
fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang
berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode
kedua disebut pengenalan, rentang waktunya adalah tahun 1990-an, dan yang
terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.
1. Periode Rintisan
Memasuki tahun 1980-an, selama
satu dasawarsa, Learn To Use teknologi
informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran
televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai
dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini
dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat
dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan
Bangsa Bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984. Penggunaan teknologi
Telematika oleh masyarakt Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti
yang sekarang dikenal sebagi Email dalam suatu group, dirintis pada tahun
1980-an. Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat oleh Johny Moningka dan
Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat "pesan" berbasis
"Unix", "Ethernet", pada tahun 1983, persis bersamaan dengan
berdirinya Internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun-tahun
tersebut, istilah "Unix", "Email", "PC",
"Modem", "BBS", "Ethernet", masih merupakan
kata-kata yang sangat langka.
Periode rintisan Telematika ini
merupakan masa di mana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan Telematika,
atau minimal mengetahuinya. Tahun 1980-an, Teleconference terjadwal hampir
sebulan sekali di TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog
interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar
Jakarta, bahkan di luar Pulau Jawa.
2. Periode Pengenalan
Tahun 1990-an, teknologi telematika
sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang
jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga
merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari
panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai
Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an,
terus berkembang. Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah
salah satu bagian dari sebuah Web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan
akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider)
pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP
komersil pertama, yaitu INDOnet.
Teknologi Telematika, seperti
komputer, Internet, Pager, Handphone, Teleconference, siaran radio dan televisi
internasional - tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.
Periode pengenalan Telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998.
Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan Telematika di Indonesia, Pemerintah
yang masih sibuk dengan gejolak politik yang kemudian diteruskan dengan upaya
demokrasi pada Pemilu 1999, tidak menghasilkansuatu keputusan terkait
perkembangan Telematika di Indonesia. Dunia pendidikan juga masih sibuk tambal
sulam kurikulum sebagai dampak perkembangan politik terbaru, bahkan proses
pembelajaran masih menggunakan cara-cara konvensional. Walaupun demikian, pada
tanggal 15 Juli 1999, arsip pertama milis Telematika dikirim oleh Paulus
Bambang Wirawan, yakni sebuah permulaan Mailing List Internet terbesar di
Indonesia.
3. Periode Aplikasi
Pada perkembangan di periode
Aplikasi, Reformasi yang banyak disalahartikan, melahirkan gejala yang serba
bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan Software, Hand Phone illegal,
perkembangan teknologi komputer, Internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat
dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya,
dengan harga murah. Keterjangkauan secara finansial yang ditawarkan, dan gairah
dunia digital di era millenium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada
masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak
lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana
transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan Industri Telematika dalam
negeri yang terus berkembang.
Awal era millennium inilah,
pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk
keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal
"top-down" direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden
No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan
Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika.
Selanjutnya, Teknologi Mobile Phone
begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan
masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya
antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan Internet juga stasiun televisi, dan
Teleconference melalui 3G. Teknologi komputer demikian, kini hadir dengan skala
tera (1000 Gigabyte), Multi Processor, Multislot Memory, dan jaringan Internet
berfasilitas Wireless Access Point.
Referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
http://dee-x-cisadane.webs.com/apps/blog/show/9730276-pengertian-sejarah-perkembangan-arsitekstur-telematika
http://virtuallight2.blogspot.co.id/2012/11/pengertian-telematika.html
Langganan:
Postingan (Atom)







